Efektivitas Nipple Puller pada Puting Flat Ibu Postpartum Sectio Caesarea: Studi Kasus

Nina Sunarti, Wanda Diasti Ningrum, Joao Manuel Correia Ximenes

https://doi.org/10.56014/jphi.v13i1.470

Penulis

  • Nina Sunarti Program Studi Keperawatan Akedemi Keperawatan Bina Insan, DKI Jakarta, Indonesia
  • Wanda Diasti Ningrum Program Studi Keperawatan Akedemi Keperawatan Harum, Jakarta, Indonesia
  • Joao Manuel Correia Ximenes Faculty of Health Science, Universidade de Dili, Dili, Timor Leste

Kata Kunci

Post Partum Section Caesarea, Puting Flat, Nipple Puller (Syringe Method) Post Partum Section Caesarea, Puting Flat, Nipple Puller (Syringe Method)

Abstrak

Ibu post sectio menghadapi hambatan menyusui lebih besar dibanding persalinan normal, hal ini terjadi karena nyeri luka operasi, keterbatasan mobilitas, sulit melakukan posisi menyusui, keterlambatan inisiasi menyusu dini dapat memperburuk kondisi puting flat. Kondisi ini dapat mengganggu keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi efektivitas latihan nipple puller dalam meningkatkan eversi puting dan kualitas pelekatan menyusu pada ibu postpartum sectio caesarea dengan puting flat. Desain penelitian yang gunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan maternitas berbasis intervensi nonfarmakologis yang dilakukan secara prospektif untuk mengevaluasi efektivitas latihan nipple puller menggunakan metode syringe modifikasi sesuai standar prosedur, yang dilakukan pada tiga ibu post partum hari ke 1 - 4 sc selama 2–3 kali sehari dalam 4 hari perawatan. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi langsung, dokumentasi perubahan bentuk puting, keberhasilan pelekatan dan kemampuan menyusui efektif. Evaluasi dilakukan melalui observasi perubahan kondisi putting, keberhasilan perlekatan bayi, kemampuan bayi menyusu efektif, kenyamanan ibu saat menyusui. Hasil menunjukkan bahwa ketiga pasien mengalami perbaikan signifikan pada eversi puting dan peningkatan kualitas perlekatan setelah dilakukan latihan Nipple Puller secara konsisten. Seluruh ibu melaporkan peningkatan kenyamanan menyusui serta berkurangnya hambatan dalam proses laktasi. Perubahan ditandai dengan munculnya tonjolan puting yang memadai dan peningkatan kualitas perlekatan bayi, ditandai hisapan efektif, tidak adanya rasa nyeri signifikan pada ibu, serta berkurangnya insiden lepasnya pelekatan saat menyusui. Kesimpulannya, latihan Nipple Puller (Syringe Method) efektif sebagai intervensi sederhana, aman, murah dan mudah diaplikasikan untuk membantu mengatasi puting flat pada ibu post partum section caesarea dalam mendukung keberhasilan laktasi, sehingga berpotensi direkomendasikan dalam praktik pelayanan laktasi difasilitas kesehatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-03-08

Cara Mengutip

Sunarti, N., Ningrum, W. D., & Ximenes, J. M. C. (2026). Efektivitas Nipple Puller pada Puting Flat Ibu Postpartum Sectio Caesarea: Studi Kasus: Nina Sunarti, Wanda Diasti Ningrum, Joao Manuel Correia Ximenes. Jurnal Persada Husada Indonesia, 13(1), 43–51. https://doi.org/10.56014/jphi.v13i1.470