Analisis Implementasi Pemeriksaan Refraksi sebagai Bagian dari Manajemen Kualitas Layanan Optik Brayan Depok Tahun 2025
Taufik Hadi
https://doi.org/10.56014/jphi.v13i1.476
Kata Kunci
Refraction Examination, Optical Service Quality, Quality Management, Patient Satisfaction, Optometr Pemeriksaan Refraksi, Kualitas Layanan Optik, Manajemen Mutu, Kepuasan Pasien, OptometriAbstrak
Pemeriksaan refraksi merupakan salah satu pilar utama dalam pelayanan optik yang berperan penting dalam menentukan ketepatan diagnosis kelainan refraksi dan pemberian koreksi visual yang sesuai. Implementasi pemeriksaan refraksi tidak hanya mencerminkan kompetensi klinis tenaga optometri, tetapi juga menjadi indikator kualitas manajemen layanan optik secara menyeluruh. Ketidaktepatan dalam pemeriksaan dapat menimbulkan ketidaknyamanan visual, menurunkan produktivitas, serta mengurangi kepercayaan pasien terhadap layanan optik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemeriksaan refraksi sebagai bagian dari manajemen kualitas layanan optik dengan menekankan aspek ketepatan prosedur, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta pengaruhnya terhadap kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner kepada 100 pasien optik di wilayah Depok, dan data kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 15 tenaga optometri serta 5 manajer optik. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola manajemen mutu dan hambatan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan pemeriksaan refraksi, kejelasan komunikasi hasil pemeriksaan, dan kepatuhan terhadap SOP berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p< 0,05), dengan kontribusi masing-masing sebesar 42%, 28%, dan 18%. Unit optik yang memiliki sistem monitoring mutu internal dan pelatihan berkala menunjukkan konsistensi layanan yang lebih tinggi. Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu pelayanan, variasi pemahaman SOP, serta keterbatasan peralatan pemeriksaan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 STIKES Persada Husada Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





