Perbandingan Dua Teknik Modifikasi Aromaterapi Lavender sebagai Terapi Komplementer pada Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif

https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.508

Penulis

  • Dini Rahmania Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, West Java, Indonesia
  • Yanti Cahyanti
  • Santi Yuliastuti Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Dede Gantini Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Uly Artha Silalahi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Abil Rudi School of Nursing, Philippine Woman University, Manila, Philippines

Kata Kunci

Active phase labor labor pain lavender aromatherapy midwifery care non-pharmacological therapy persalinan kala I fase aktif nyeri persalinan aromaterapi lavender asuhan kebidanan nonfarmakologis

Abstrak

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi aromaterapi lavender terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif di Ruang PONED UPTD Puskesmas Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, tahun 2026. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan two-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 50 ibu primipara yang dibagi ke dalam dua kelompok intervensi, yaitu kelompok aromaterapi lavender inhalasi–pijat dan kelompok aromaterapi lavender inhalasi–kompres hangat. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan analisis statistik univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri persalinan setelah kedua intervensi diberikan. Baik kelompok aromaterapi lavender inhalasi–pijat maupun kelompok aromaterapi lavender inhalasi–kompres hangat menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Aromaterapi lavender memberikan efek relaksasi dan menurunkan persepsi nyeri melalui stimulasi sistem limbik serta mekanisme gate  control. Kesimpulan: Modifikasi aromaterapi lavender efektif dalam mengurangi nyeri persalinan pada kala I fase aktif. Kedua metode intervensi tersebut dapat digunakan sebagai pendekatan komplementer nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan untuk meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-07-15

Cara Mengutip

Dini Rahmania, Cahyanti, Y., Yuliastuti, S., Gantini, D., Uly Artha Silalahi, & Abil Rudi. (2026). Perbandingan Dua Teknik Modifikasi Aromaterapi Lavender sebagai Terapi Komplementer pada Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Persada Husada Indonesia, 13(3), 28–33. https://doi.org/10.56014/jphi.v13i3.508