Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Pakis

Yunia Lucky Afifah, Nila Widya Keswara

  • Yunia Lucky Afifah ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Nila Widya Keswara ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
Kata Kunci: Anemia Kehamilan, Hemoglobin, Jus Buah Naga, Intervensi Nutrisi, Trimester Ketiga

Abstrak

Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan maternal yang sering terjadi, terutama pada trimester III, dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu maupun janin. Anemia ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) di bawah normal, yang dapat menyebabkan kelelahan, risiko persalinan prematur, perdarahan post partum, hingga kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Pemberian intervensi berbasis nutrisi alami seperti jus buah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan alternatif yang menjanjikan karena kandungan zat besi, vitamin C, dan antioksidan di dalamnya yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pakis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (pre-experimental design) jenis one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 ibu hamil trimester III yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden diberikan jus buah naga merah sebanyak 250 ml per hari selama tujuh hari berturut-turut. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan alat digital hemoglobinometer. Data dianalisis dengan uji statistik paired t-test. Penelitian ini menyarankan agar intervensi nutrisi menggunakan jus buah naga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam menangani anemia kehamilan, khususnya di fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas.

Diterbitkan
2025-07-25