Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Bersalin Tentang Terapi Relaksasi Nafas dengan Nyeri Persalinan di PMB Heti Setia Ningsih Pontianak Tahun 2025
Telly Katharina, Apriliana Pipin, Marchella Audina, Agnes Dwiana. A, Sana Riani
Abstrak
Terapi relaksasi dengan teknik napas dalam adalah metode pernapasan menggunakan otot perut dengan ritme yang lambat, perlahan, teratur, dan memberikan rasa nyaman, biasanya dilakukan dengan menutup mata saat menarik napas. Terapi ini memberikan efek distraksi yang diterapkan pada ibu bersalin pada kala I untuk membantu mengurangi intensitas nyeri selama proses persalinan (Sitepu et al., 2024). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu bersalin tentang terapi relaksasi nafas dengan nyeri persalinan. Dalam penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik Kuantitatif dengan menggunakan ada tidaknya hubungan dari kedua variabel independen dengan variabel dependen maka digunakan analisa uji statistic Spearman Rank. Sampel penelitian terdiri dari semua ibu hamil trimester III yang diperkirakan akan melahirkan pada periode Maret hingga Mei 2025 yang berjumlah 34 ibu metode sampling dengan teknik accidental sampling yang terdapat di PMB Heti Setia Ningsih Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 34 orang responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 20 responden (58,82%). Responden yang memiliki sikap kurang baik ada 21 responden (51,76%). Hasil uji Spearmen’s Rank diperoleh hasil perhitungan Sig.2 (Tailed) = 0.009 < (α 0,05) sehingga ada hubungan pengetahuan ibu bersalin dengan terapi nafas dalam mengurangi nyeri persalinan dan sig.2 (Tailed) = 0,667 > (α 0,05) tidak ada hubungan sikap ibu bersalin dengan terapi relaksasi nafas dalam mengurangi nyeri persalinan.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##